RSS

Metode Penelitian Pendidikan

06 Jul

Metodologi Penelitian Pendidikan  

  1. Ilmu adalah pengetahuan tentang fakta-fakta baik natura atau sosial yang berlaku umum dan sistematik ( pengetahuan yang sudah teruji kebenarannya atau sudah memenuhi kriteria)
  2. Pengetahuan adalah segala sesatu yang diketahui
  3. Ilmu Pengetahuan adalah segala sesuatu yang dikatahui tentang fakta-fakta baik sosial berlaku umum dan sudah teruji kebenarannya
  4. Penelitian adalah kegiatan untuk mencari kebenaran akan sesuatu
  5. Penelitian ilmiah adalah kegiatan meneliti untuk mencari kebenaran akan sesuatu dengan menggunakan metode ilmiah
  6. Metode ilmiah adalah cara mencari kebenaran yang tidak hanya didasarkan kepada alasan induktif atau deduktif saja, tetapi bersifat menyeluruh atau gabungan antara berfikir induktif dan berfikir deduktif.
  7. Bersikap ilmiah adalah tindakan yang dilakukan dengan analitis dan hati-hati dengan menggunakan logika secara ilmiah untuk mengambil keputusan
  8. Berfikir ilmiah berarti melakukan kegiatan analitis dengan menggunakan logika secara ilmiah
  9. Kebenaran ilmiah adalah kebenaran koherensi yang menganut logika deduktif bersifat rasional dan kebenaran korespondensi yang menganut logika induktif bersifat faktual (empirik)
  10. Hipotesa/hipotesis ialah jawaban sementara dari suatu masalah penelitian
  11. Substantive Hypotesis ialah jawaban /pemecahan sementara mengenai isi, inti, pokok suatu masalah
  12. Statistycal hipotesis adalah hipotesis yang dirumuskan secara matematis dalam bentuk dua kalimat matematika.
  13. Research Hypotesis adalah hipotesis yang dirumuskan secara naratif
  14. Fakta adalah pengamatan yang telah diversifikasikan
  15. Data adalah informasi-informasi yang akurasinya perlu pembuktian (kebenarannya sudah teruji)
  16. Proposisi adalah pernyataan tentang sifat dari realita maupun maupun natura yang ingin diteliti
  17. Konsep adalah abstraksi-abstrakasi yang dimuat secara umum
  18. Konstrak/Konstruk adalah konsep yang dibuat dan dihasilkan oleh ilmuwan secara sadar untuk keperluan ilmiah secara sadar untuk keperluan ilmiah yang khas dan tertentu
  19. Variabel adalah konsep yang mempunyai variasi nilai, atau mempunyai lebih dari satu nilai, keadaan, kategori atau kondisi
  20. Variabel bebas/pengaruh adalah variabel  penyebab yang diduga, terjadi lebih dahulu
  21. Variabel tidak bebas/terikat/terpengaruh  adalah variabel akibat yang diperkirakan terjadi kemudian
  22. Variabel Kontrol adalah variabel yang ikut mempengaruhi variabel tidak bebas dan pengaruhnya di kontrol atau dinetralisir atau dihilangkan.
  23. Variabel Moderator adalah variabel lain yang dianggap berpengaruh terhadap variabel tidak bebas tersebut, tetapi tidak mempunyai pengaruh utama.
  24. Variabel Intervening/Antara  adalah Variabel yang ikut menjembatani pengaruh variabel bebas yang mempengaruhi variabel tidak bebas, jika variabel antara ikut diselidiki  maka hubungan statistik yang semula nampak antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas menjadi lemah atau bahkan lenyap
  25. Variabel penekan/pengganggu adalah variabel yang akan mempengaruhi hasil hubungan dua variabel yang semula menghasilkan analisa awal akan berubah sebaliknya.
  26. Reliabelitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu lat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan
  27. Bias adalah prasangka atau dugaan
  28. Konstan adalah tetap atau menentu
  29. Konstanta atau terapan adalah besaran yang besarnyab tetap, menentu
  30. Populasi adalah keseluruhan unit analisis yang akan diselidiki karakteristik atau ciri-cirinya. Jenisnya Populasi sampling dan populasi sasaran
  31. Sampel adalah sebagian dari unit-unit yang ada dalam populasi yang ciri-ciri atau karakteristiknya benar-benar diselidiki, ukuran sample tergantung kepada ; 1). Keragaman karakteristik populasi 2). Tingkat presisi yang dikehendaki 3). Rencana analisis dan 4). Tenaga, biaya dan waktu.
  32. Sampling adalah mengambil sampel atau sesuatu bagian populasi atau semesta sebagai wakil (refresentatif) populasi atau semesta itu
  33. Sistematik random sampling adalah cara pengambilan sampel, dimana hanya unsur pertama yang dipilih secara random sedangkan unsur-unsur berikutnya dipilih secara sistematik menurut suatu pola tertentu
  34. Abstrak merupakan ikhtisiar thesis yang ditulis secara singkat dan padat
  35. Validitas adalah menentukan suatu test dengan tepat, bersifat benar menurut bahan bukti yang ada dan logika berfikir.
  36. Validitas eksternal adalah validitas yang diperoleh dengan mengkolerasikan alat pengukur baru dengan alat ukur eksternal yang alat ukurnya sudah valid
  37. Validitas Internal adalah validasi yang diperoleh dengan mengkorelasikan  pendapat para pakar dan diambil kesimpulan oleh penulis
  38. Masalah penelitian adalah variabel yang menjadi tema pokok penelitian dapat pula berupa kasus yang menjadi kasus fokus suatu penelitian
  39. Identifikasi masalah adalah mengkalisifikasikan informasi yang mengakibatkan munculnya kesenjangan dalam pengetahuan kita, bila ada hasil-hasil yang bertentangan, bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud menjelaskan melalui penelitian
  40. Penelitian eksperimental, peneliti menciptakan sebab, secara sengaja membuat kelompok berbeda dan kemudian mengamati akibat perbedaan itu pada variabel terikat.
  41. Penelitian ex-post facto, peneliti menyelidiki permasalahan dengan mempelajari atau meninjau variabel-variabel, variabel terikat dalam penelitian ini segera dapat diamati dan persoalan-persoalan utama peneliti selanjutnya adalah menemukan penyebab yang menimbulkan akibat tersebut.  Kerlinger (1973) pencarian empirik yang sistematik dalam ilmuawan tidak dapat mengontrol langsung variabel bebas karena peristiwanya telah terjadiatau karena sifatnya tidak dapat dimanupulasi
  42. Observasi Partisipan, observer melibatkan diri ditengah-tengah kegiatan observasi
  43. Observasi non-partisipan, observer berada diluar kegiatan seolah-olah sebagai penonton

  1. Jenis-jenis Data
    1. Data Kualitatif adalah data yang dinyatakan dengan atribut
    2. Data kuantitatif adalah data yang dinyatakan dengan bilangan, dibedakan atas :

1.       Data kontinum/interval/rasio yaitu data yang dapat disajikan dengan bilangan rasional (bulat/pecahan)2.       Data Deskrit yaitu data yang dinyatakan dengan bilangan bulat,  terbagi atas                       a). data nominal /data frekuensi terdiri dari data                             dikotomi  (murni dan buatan), data multikotomi,                       b). data ordinal/peringkat/rangking

  1. Penelitian ada 2 macam yaitu
    1. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mengacu pada context of jutification pada dasarnya menguji teori yang berkaitan dengan masalah penelitian melalui kerangka berfikir yang dirumuskan dalam bentuk hipotesis penelitian.
    2. Penelitian Kualitatif / Naturalistik adalah penelitian yang mengacu pada context of discovey, yang pada dasarnya mengharapkan penemuan sesuatu yang nantinya dapat diangkat menjadi hipotesis untuk penelitian selanjutnya

Yang termasuk penelitian kualitatif :1.       Penelitian kasus, seperti penelitian kelas, (classroom research) yang sifatnya terbatas.2.       Kaji tindakan (action research)Penelitian kualitatif tidak dapat digeneralisasikan 

  1. Hipotesis adalah suatu jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian sampai terbukti melalui data yang terkumpul.  Dalam pengujian hipotesis secara statistik yang di uji adalah H0 ( hipotsis nol) yang merupakan negasi atau ingkaran dari hipotesis penelitian (H1=hipotesis alternatif), karena distribusi statistik yang tersedia adalah distribusi untuk menguji hipotesis nol.

 Kegunaan hipotesis :1.       memberikan batasan dan memperkecil jangkauan penelitiaan dan kerja penelitian2.       mensiagakan peneliti pada kondisi fakta dan hubungan antar fakta yang bercerai berai tanpa koordinasi ke dalam suatu kesatuan penting dan menyeluruh3.       sebagai alat yang sederhana dalam memfokuskan fakta yang bercerai berai tanpa koordinasi kedalam suatu kesatuan penting dan menyeluruh.4.       sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuain dengan fakta dan antar fakta

  1. Ciri-ciri hipotesis yang baik :
    1. Hipotesis harus menyatakan hubungan
    2. Hipotesis harus sesuai dengan fakta
    3. Hipotesis harus berhubungan dengan ilmu, serta sesuai dan tumbuh dengan ilmu pengetahuan
    4. Hipotesa harus dapat diuji
    5. Hipotesa harus sederhana
    6. Hipotesa harus dapat menerangkan fakta
  2. Kegunaan Desain Penelitian adalah :

1.       Dapat dijadikan rancangan/perencanaan bagi seorang peneliti dalam mengadakan penelitian2.       Dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian , sevalid, seobyektif dan sehemat mungkin3.       untuk mengontrol dan mengendalikan varian 

  1. Kriteria Metode Ilmiah harus :
    1. Berdasarkan fakta
    2. Bebas dari prasangka (bias)
    3. Menggunakan prinsip-prinsip analisis
    4. Menggunakan hipotesa
    5. Ukuran objektivitas
    6. Menggunakan tekhnik kuantifikasi
  2. Langkah-langkah penelitian metode ilmiah :

1.       merumuskan serta mendefinisikan masalah2.       mengadakan studi kepustakaan/survei terhadap data3.       memformulasikan hipotesis/kesimpulan dengan sementara tentang jawaban masalah)4.       menentukan model untuk menguji hipotesa5.       mengumpulkan data primer6.       mengolah, menganalisis serta membuat interpretasi7.       membuat generalisasi dan kesimpulan8.       membuat laporan 

  1. Metode Historic (sejarah) merupakan :

Suatu usaha untuk memberikan interprestasi dan bagian trend yang naik turun dari suatu status keadaan dimasa lampau untuk memperoleh suatu generalisasi yang beragam untuk memhami kenyataan sejarah, membandingkan dengan keadaan sekarang dan meramalkan keadaan yang akan datang. Hipotesa dalam penelitian sejarah diperlukan sebagai titik tolak dalam memformulasikan serta memandu kerja.

  1. Langkah-langkah dalam penelitian sejarah sbb :

1.       Mendefinisikan masalah2.       merumuskan tujuan penelitian3.       merumuskan hipotesa4.       mengumpulkan data5.       mengevaluasi data6.       menginterpretasikan dan mengenarisasikan7.       menulis laporan

  1. Jenis – jenis penelitian sejarah :

1.       Penelitian sejaran komparatif2.       penelitian yuridis atau legal3.       penelitian biografis4.       penelitian binliografi

  1. Langkah-langkah penelitian Deskriptif

a.        memilih dan merumuskan masalahb.       menentukan tujuanc.        memberikan limitasd.       merumuskan kerangka teori atau konseptuale.       menelusuri sumber-sumber kepustakaanf.         merumuskan hipotesa-hipotesag.        melakukan kerja lapanganh.       membuat tabulasi serta analisis statistiki.         memberikan interpretasij.         mengadakan generalisasi serta deduksi dari penemuan serta hipotesa-hipotesa yang ingin diuji 

  1. Jenis-jenis penelitian deskriptif :

Metode eksperimen adalah : penelitian yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap objek penelitian, serta adanya kontrol. 13.   Langkah dalam penelitian eksperimen :

  1.  
    1. membuat rumusan masalah serta pernyataan tentang tujuan percobaan atau penelitian
    2. membuat gambaran dari percobaan yang dilakukan termasuk tentang besarnya percobaan, jumlah dan jenis perlakukan material yang dipakai
    3. membuat outline dari penganalisaan yang akan dikerjakan

 14.   Jenis-jenis penelitian eksperimen :Grounded Research adalah : penelitian yang mendasarkan diri kepada fakta dengan menggunakan analisis perbandingan bertujuan untuk mengadakan generalisasi secara empiris, menetapkan konsep-konsep, membuktikan dan mengembangkan teori, analisis dan pengumpulan data dilakukan secara bersamaan. Langkah-langkah dalam Grounded Research adalah : 1.       tentukan masalah yang ingin diselidiki2.       kumpulkan data3.       analisa dan penjelasan4.       membuat laporan penelitian  Metode Delphi adalah : penelitian berdasarkan masalah-masalah yang dikemas dalam rescart question question (pertanyaan2) penelitian yang diajukan kepada para ahli Metodologi Q merupakan metode yang digunakan untuk menandai sehimpunan gagasan, filosofi, psikologi, dan psikomometris yang diorientasikan pada penelitian mengenai individu.                 Jenis Q terbagi 2 yaitu :

  1.  
    1. jenis Q terstruktur adalah sehimpunan butir yang kesemuanya menempati suatu ranah (domain) tertentu, misalnya nilai sosial, butir diri pribadi, butir karakteristik dsb.
    2. Jenis Q tak berstruktur adalah : himpunan butir yang dihimpun tanpa memperhatikan khusus mengenai variabel-variabel dan faktor-faktor yang mendasari butir-butir itu.

 Kekuatan dan Kelemahan Metode Q adalah ;Kekuatan Metode Q :

  1.  
    1. kedekatan hubungan dengan teori sehingga metode dapat digunakan sebagai rancangan untuk menguji teori
    2. kecocokan untuk melakukan kajian intensif mengenai individu
    3. dapat digunakan untuk menguji efek dari variabel bebas terhadap variabel terikat yang komplek
    4. dapat digunakan dalam penelitian eksplorasi, artinya metode Q sanggup membantu menyingkap gagasan-gagasan dan hipotesis-hipotesis baru.

Kelemahan Metode Q :1.       Metode Q tidak cocock digunakan untuk sampel yang luas2.       Penelitian yang menggunakan metode Q ini tidak dapat membuat generalisasi bagi populasi-populasi individu3.       metode Q secara prosedur melanggara asumsu kebebasan.Suatu penelitian Eksperimen “Pengaruh Perbedaan Metode Mengajar dan gaya Belajar Siswa terhadap Hasil Belajar kimia Siswa” : Rumusan Hipotesisnya :a.        Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar kimia siswa dengan metode mengajar (kuantum teaching dan metode ilmiah)b.       Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar kimia siswa dengan gaya-gaya belajar audotorial dan visualc.        Ada interaksi yang signifikan kimia siswa dengan metode mengajar kuantum teaching dan gaya belajar siswa audiotorial – visual.Desain Eksperimennya :

                            Mtd  GB A1 A2 ∑b
B11B12∑k X11X21X01 X12X22X02 X10X20X00

               Penelitian Judul : Perbedaan Metode Proses dan Metode Quantum dengan Hasil Belajar Fisika Siswa SMU 1 Jakarta  Variabel : – Variabel Bebas : a). Metode Proses b). Metode Quantum– Variabel terikat : Hasil Belajar Fisika Siswa                               Rumusan Masalah :1.       Adakah perbedaan metode proses dengan hasil belajar fisika siswa  SMU 1 Jakarta ?2.       Adakah Perbedaan metode quantum dengan hasil belajar fisika siswa SMU 1 Jakarta ?3.       Adakah perbedaan metode proses dan metode quantum dengan hasil belajar Fisika siswa SMU 1 Jakarta ?Kerangka Berfikir : 1.Diduga terdapat perbedaan metode proses dengan hasil belajar fisika    siswa SMU 1 Jakarta2.Diduga   terdapat   perbedaan   metode quantum dengan hasil belajar     fisika siswa SMU 1 Jakarta       3.Diduga terdapat perbedaan metode proses dan metode quantum          Dengan  hasil belajar fisika siswa SMU 1 JakartaHipotesis Penelitian :1. Terdapat perbedaan metode proses dengan hasil belajar fisika siswa    SMU 1 Jakarta2.Terdapat perbedaan metode quantum dengan hasil belajar Fisika    Siswa  SMU 1 Jakarta3.Terdapat perbedaan metode proses dan metode quantum dengan   hasil belajar fisiska siswa SMU 1 Jakarta Hipotesis Statistik Perbedaan :H0 : 0 =H1 : 0 = Metode Penelitian : Metode eksperimen :Desain Penelitian  : Faktorial 2 x 2

                            Mtd P  Mtd Q A1 A2 ∑b
B11B12∑k X11X21X01 X12X22X02 X10X20X00

                         Analisis Data Anava : Anava 2 arah Jalur uji perbedaan. Jika teruji ada perbedaan dilanjutkan dengan uji tukey atau uji seheffe untuk menentukan mana yang lebih tinggi.           Catatan : Kalau hubungan : 1.       Kerangka berfikir diduga ada hubungan positif2.       Hipotesis Statistik : Ho : þ = 0H1 : þ ≠ 03.       Metode penelitian : survey4.       Desain Penelitian : Korelasional        Analisis : Regresi atau korelasi            Ciri-ciri masalah yang baik :        Masalah harus ada nilai penelitian                                a. masalah haruslah mempunyai keaslian                                b. masalah harus menyatakan suatu hubungan                                c. masalah harus merupakan hal yang penting                                d. masalah harus dapat diuji                                e. masalah harus dinyatakan dalam bentuk pertanyaan                                f. masalah harus fleksibel                                g. masalah harus sesuai dengan kualifikasi peneliti                  Sumber Untuk Memperoleh Masalah :1.Pengamatan terhadap kegiatan manusia                2.Pengamatan terhadap alam sekeliling                3.Melalui bacaan                4.Ulangan serta perluasan penelitian                5.Catatan dan pengalaman pribadi                6.Praktek serta kegiatan masyarakat             Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif : 

Kualitatif Kuantitatif
  1. Peneliti harus hadir dilapangan (Research hertabe instrumen), dalam penelitian ilmiah ini peneliti menjadi instrumen
  2. Wide lens  lebih luas sesuai dengan pertanyaan peneliti
  3. Data diperoleh dengan ;

Pengamatan,angket,wawancara, data sekunder : data yang sudah tersedia

  1. data dalam bentuk : narasi, kriteria
  2. Analisa menggunakan statistik deskriptif
  3. Memakai pertanyaan-pertanyaan penelitian
  4. Lebih banyak kepada studi kasus
  5. Hasilnya tidak bisa digeneralisir
  1. Peneliti tidak hadir dilapangan. Peneliti tidak bertindak sebagai alat tetapi sebagai pelaksana
  2. Narraw lens   lensa sempit yang diajukan hanya pertanyaan-pertanyaan peneliti tidak mau tahu
  3. Data diperoleh melalui ;

Angket,tes,wawancara

  1. Data dalam bentuk angka
  2. Analisa menggunakan statistik inferensial
  3. Memakai hipotesis(kebenaran sementara)
  4. Lebih banyak kepada studi yang lebih luas
  5. Hasilnya bisa di generalisasi

   

               Abstrak adalah : Ikhtisar tesis yang ditulis secara singkat dan padat. Isinya terdiri dari 5 paragraf :Paragraf 1 berisi permasalahan dan tujuan penelitianParagraf 2 berisi hipotesis penelitianParagraf 3 berisi metodologi penelitian mencakup metode, populasi,                     sampel, instrumen, dan statistik yang digunakanParagraf 4 memuat temuan penelitianParagraf 5 berisi kesimpulan yang berkaitan dengan temuan                     penelitian. Latar belakang masalah adalah : hal yang mengungkap adanya kesenjangan anatara harapan dan kenyataan, baik kesenjangan teoritik maupun praktis yang melatarbelakangi permasalahan yang akan diteliti.  Dipaparkan juga secara teori temuan penelitian, hasil diskusi ilmiah, pengalaman, atau pengamatan yang terkait dengan masalah yang akan ditelitiImplikasi : merupakan sumbangsih dari temuan penelitian terhadap bidang baik secara teori maupun praktis. Usaha-usaha jalan keluar dan saksi untuk mengatasi masalah Metode Ilmiah Adalah : suatu cara pengambilan kesimpulan dari suatu masalah dengan menggunakan pendekatan ilmiah secara benar baik secara induktif maupun deduktif dengan urutan sebagai berikut ;  1.       Perumusan masalah2.       perumusan hipotesis3.       pendekatan deduktif maupun induktif4.       pengumpulan data5.       pengujian hipotesis6.       penarik kesimpulan Berfikir ilmiah adalah refleksi sistematis dan hati-hati yang timbul dari rasa ragu-ragu dan keingin tahuan untuk memperoleh kepastian dengan ciri sbb : 1.       Dimulai dengan rasa sulit yang dapat didefinisikan 2.       mencari pemecahan sementara3.       mencari keterangan yang mendukung4.       melakukan verifikasi (Uji Coba)5.       mempredikdi keinginan ke depan6.       Rasio dan fakta merupakan sumbernya7.       berfikir meluas dan mendalam Bersikap Ilmiah adalah :1.       Bersikap sistematis dan analisis2.       bersikap obyektif3.       bersikap terbuka terhadap fakta4.       bersikap netral dan jujur5.       bersikap ingin tahu6.       bersikap netral dan jujur7.       merumuskan masalah8.       inginh memecahkan masalah secara sistematis9.       selalu mencari kebenaran10.    sikapnya digerakan dengan cara berfikir deduktif dan induktif              Kebenaran Ilmiah adalah  : Kebenaran yang diperoleh dengan tahapan berfikir              ilmiah, bersikap ilmiah, dengan langkah-langkah ilmiah, yang menggunakan               metode deduktif, maupun metode induktif              Langkah-langkahnya sebagai berikut :1.       memilih masalah2.       Studi pendahuluan3.       merumuskan masalah4.       merumuskan asumsi dan hipotesis5.       memilih desain6.       menentukan variabel/sumber data7.       menyusun instrumen8.       mengumpulkan data dan analisis data9.       menarik kesimpulan10.    menulis laporan penelitian. Ω Salah satu kelebihan yang dimiliki metode wawancara adalah pewawancara sebagai pengumpul data dapat melakukan kontak langsung dengan sumber data (responden) yang akan dimintai keterangan. ( jenisnya : wawancara terpimpin dan tidak terpimpin)Ω Penggunaan kuisioner jauh lebih praktis, hemat waktu dan tenaga akan tetapi kelemahannya adalah kemungkinan adanya jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnyaΩ Tes adalah prosedur sistematik yang dibuat dalam bentuk tugas-tugas yang distandarisasikan dan diberikan kepada individu atau kelompok untuk dikerjakan, dijawab atau direspon baik dalam bentuk  tertulis maupun lisan 

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 6, 2007 in Materi Kuliah S2 MPEP

 

Tag: ,

5 responses to “Metode Penelitian Pendidikan

  1. dwi

    Mei 2, 2008 at 12:22 am

    Kok kamu sudah belajar ini wik, sedangkan bapakmu belaum

     
  2. muslih

    November 27, 2008 at 5:54 am

    Temen2 makasih atas motivasinya ya…
    kemarin ujian lulus deh….
    moga yang belum nyusul deh…

     
  3. fuddin

    Desember 9, 2008 at 12:04 pm

    gitu dong itu namanya semangat angkatan…biasa esprit de corps harus di jaga…iye enggak …sukses ya….

     
  4. devi

    Desember 24, 2008 at 7:54 am

    heeelo, aku anak faultas sastra inggris, bisa aku minta tolong ke kalian, aku butuh materi penjasan study survey pendidikan dari penelitian deskriptif

     
  5. sivmodel

    Februari 25, 2009 at 1:57 pm

    Terimakasih

    saya Copy sebagian

    andiguru

     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: