RSS

Psikologi Pendidikan

28 Feb

MATA KULIAH : PSIKOLOGI KEPENDIDIKAN

DOSEN             : PROF. DR. H. AMINUDDIN RASYAD

Bismillahirrahmanirahim !

  1. Setiap guru profesional yang arif ia kadangkala tak lupa memberikan motivasi kepada siswanya dalam proses belajar dan pembelajaran ;

a.    Kenapa diperlukan motivasi belajar untuk siswa ?Motivasi adalah suatu kondisi yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu, dan memberi arah dan ketahanan (persistence) pada tingkah laku tersebut (Wlodkowski:1985). Berdasar rumusan tersebut motif merupakan faktor dinamis, penyebab seseorang melakukan perbuatan. Suatu perbuatan dapat ditimbulkan oleh sesuatu motif. Namun juga bisa disebabkan oleh beberapa motif. Dalam belajar, motivasi punya peranan yang penting. Siswa tidak akan belajar dalam arti yang sebenarnya kalau tidak ada motif.Sebagai guru sulit rasanya untuk meningkatkan intelegensia pelajarmaka sebagai seorang motivator, guru hendaknya dapat membangkitkan minat belajar siswa dengan cara memotivasi siswa.Ada enam hal yang perlu dilakukan oleh guru :  1. Membangkitkan dorongan kepada siswa untuk belajar 2. Menjelaskan secara konkret kepada siswa apa yang dapat     dilakukan pada  akhir pengajaran      3.Memberikan ganjaran terhadap prestasi yang dicapai sehingga         dapat merangsang untuk mendapat prestasi yang lebih baik           dikemudian hari                 4. Membetuk kebiasaan belajar yang baik                 5. Membantu kesulitan belajar siswa secara individu maupun kelompok                 6  Menggunakan metode mengajar yang bervariasi b.    Kemukakanlah macam-macam motivasi tersebut dengan contoh masing-masing !Motivasi belajar siswa dibagi 2 yaitu : (1) Motivasi intrinsik :    adalah motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu          dirangsang dari luar, karena dalam  setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Contoh; setiap siswa akan berusaha belajar karena menginginkan nilai baik.(2) Motivasi ekstrinsik : adalah motif-motif yang aktif dan berfungsinya karena adanya perangsang dari luar. Contoh ; seorang siswa akan tergerak motivasi belajarnya setelah melihat temannya sukses mengerjakan suatu pemecahan soal yang dianggapnya sulit.2.   Kepada setiap guru sangat dituntut untuk mengetahui dan mencermati tipe       belajar siswanya. a.    Untuk apakah gunanya mengetahui berbagai tipe belajar siswanya ?Bagi seorang guru mengetahui berbagai tipe belajar siswa sangat penting karena dapat digunakan sebagai modal dasar pembimbingan bagi pesertadidik dan memilih metode mengajar yang tepat termasuk penggunaan media pembelajarannya. b.    Kemukaanlah berbagai tipe belajar tersebut dengan contoh masing-masing !Cara belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan cara belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik.  

Cara belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai cara belajar yang berbeda-beda. Pada dasarnya, cara Belajar terdiri dari tiga tipe,yaitu ;
1. Visual: anak yang mempunyai cara belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.

2. Auditori: anak yang mempunyai cara belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakana. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan_kaset.

3. Taktil/Kinestetik: anak yang mempunyai cara belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat
Setelah orang tua mengidentifikasikan cara belajar anaknya, akan lebih baik jika orang tua juga mendorong anaknya belajar melalui cara yang dia miliki. Di bawah ini ada beberapa strategi untuk mempermudah proses belajar anak:

Anak Visual:
1.Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
2.Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting
3.Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi4.Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video)5.Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.

Anak Auditori:
1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas
   Maupun di dalam keluarga2.Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
3.Gunakan musik untuk mengajarkan anak
4.Diskusikan ide dengan anak secara verbal5.Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong    Dia untuk mendengarkannya sebelum tidur

Anak Taktil/Kinestetik:
1.Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
2.Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya
  (contohnya:  ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek  Sesungguhnya untuk belajar konsep baru)3.Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
4.Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
5. Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 28, 2008 in Tak Berkategori

 

8 responses to “Psikologi Pendidikan

  1. fahmi

    Maret 30, 2008 at 8:22 am

    gooooooooood

     
  2. dantes

    Oktober 29, 2008 at 4:13 pm

    terima kasih atas artikel singkat padat yang sangat membantu seorang guru dalam memahami perkembangan pendidikan disuatu sekolah

     
  3. Fuddin Van Batavia

    November 28, 2013 at 5:22 am

    ma kasih atas pujian….mungkin lebih tepat kepada penulisnya…saya hanya melanjutkan publikasinya…

     
  4. Ping balik: nurainiiftitah
  5. Fuddin Van Batavia

    November 28, 2013 at 5:21 am

    sama-sama…semoga lebih bermanfaat ya…

     
  6. Fuddin Van Batavia

    Desember 20, 2013 at 8:46 am

    ma kasih

     
  7. Fuddin Van Batavia

    Desember 20, 2013 at 8:46 am

    ma kasih

     

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: