RSS

ASSESSMENT BERBASIS KELAS

27 Nov

Ringkasan Kuliah
Dosen : Bahrul Hayat, Phd
Burhanuddin Tola, MEd

Konsep Evaluasi : Proses secara sistematik penilaian suatu program, apakah berhasil
atau tidak
Objek Evaluasi : 1. Program : dilaksanakan Continue
2. Material : produk software pendidikan
3. Proyek : pelaksanaan ditentukan tenggat waktu

Pengembangan dari ilmu pengetahuan diperlukan Research
Tes jenisnya : a. Achievement Test ( tes harian )
b. Aptitude test ( potensi akademik )  Psycho test digunakan untuk
memprediksi keberhasilan siswa dalam mempelajari pokok bahasan
tertentu
Validitas : mengukur apa yang seharusnya di ukur , subjeknya : content , konstruksi tes, kriteria
Instrumen : harus di validitas dan apakah realibilitas ( r=0,8 baik sedangkan r=0,5 diragukan hasilnya
Faktor yang mempengaruhi Validitas Soal :
1. Petunjuk yang tidak jelas
2. kata dan kalimat sukar dimengerti
3. Ambigius ( double persepsi/makna)
4. Batas waktu yang tidak cukup
5. Tingkat kesukaran soal tidak tepat
6. Jelek konstruksi soalnya
7. Tidak tepat soal yang di ukur
8. Tes sangat pendek
9. Improper arragement of items
10. Identifiable pattern of answer

Ketika mengkonstruksi atau menyeleksi penilaian, terdapat 2 hal penting dalam validitas ;
1. Sejauh mana kita dapat menafsirkan skor yang tepat, berarti, bermanfaat dalam merespon hasilnya.
2. Apa konsekuensi penggunaan dan penafsiran yang dibuat dari hasil tersebut

Syarat-syarat tes yang baik ;
1. Mengukur satu dimensi
2. Realibilitasnya ( kehandalan tinggi )
3. Validitas memenuhi kriteria

Persyaratan instrumen penilaian ; validitas isi, konstruksi dan bahasa memenuhi syarat ;
1. Reliabilitas tinggi dan konsisten
2. Nilai komparasinya memenuhi syarat
3. Perwajahan (face) dokumen standar
4. Mampu memprediksi
5. Mudah penggunaannya.

Penilaian : merupakan suatu proses pengumpulan, pelaporan, dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pengukuran untuk menganilisis atau menjelaskan unjuk kerja atau prestasi siswa dalam mengerjakan tugas-tugas yang terkait.

Pengertian penilaian :
a. Penilaian (Assesment) yang merupakan kegiatan untuk memperoleh informasi tentang pencapaian dan kemajuan belajar siswa, dan mengefektifkan penggunaan informasi tersebut untuk mencapai tujuan pendidikan.
b. Penilaian (Evaluasi) yang berarti kegiatan yang dirancang untuk mengukur keefektifan suatu sistem pendidikan secara keseluruhan.

Penilaian kelas ( Classroom basic assesment /CBA ) terdiri dari ;
– Measurement ( manusia tumbuh harus di ukur )
– Assessment
– Evaluation
– Testing
– Appriatial

Portofolio – inti penilaian di resumenya
Filosofinya :
– Semua pancaindera anak didik menjadi dinamis
– Menumbuhkan motivasi siswa untuk berani bertanya/diskusi
– Mendidik disiplin waktu bagi siswa
– Meningkatkan ketrampilan berkomunikasi antara guru dan siswa
– Menumbuhkan motivasi anak didik untuk menulis
– Menumbuhkan rasa percaya diri bagi setiap anak didik
– Meningkatkan kemampuan beradaptasi siswa terhadap lingkungan

Portofolio : A portofolio is more than a folder of student work, it is a deliberate, specipic collection of accoplishment.
Situasi Kelas ; kemampuan menggerakan sikap siswa

PERBEDAAN PORTOFOLIO DAN TESTING
ASPEK PORTOFOLIO TESTING
• Rentang Kompetensi
• Jangka Waktu
• Suasana penilaian
• Menilai diri
• Siapa menilai
• Fokus penilaian
• Kaitan KBM
• Bukti produk
• Pembuatan
• Peluang
• Pendekatan penilaian -Lebih luas
-Panjang
-Alami dan Wajar
-Tinggi
– Guru,Siswa dan Ortu
– Hasil dan perbaikan diagnostik
– Erat, satu kesatuan
– Jelas, otentik
-Lama
-Siswa ikut
-Kriteria
>Terbatas
>Singkat
>di ruang tertentu

>Skor

>Terbatas
>Siswa tidak ikut
>Norma/kriteria

Herman Aschbacher & Winter ( 1992 )
• Teori behavior ke teori kognitif ( proses hasil , Learning to learn skill )
• Paper pencil test to performance assessment ( ketrampilan komplek, aktual & kontekstual )
• Single occesion assessment to sample

Apakah penilaian berbasis kelas (PBK) itu ?
• Bagaimana siswa memperoleh hasil belajar lebih tinggi
• Bagaiaman guru mengajar lebih efektif

Tujuan penilaian di kelas ;
• Keeping track ( penelusuran )
• Checking up ( cek kelemahan )
• Finding out ( cari dan temukan penyebab )
• Summing up ( penyimpulan )

Kaitan penilaian kelas dan proses belajar mengajar (PBM) ;
Analisis &  Rencana  Proses  Penilaian kelas
Umpan balik Mengajar Belajar mengajar

Jenis skala sikap :
1. Skala Likert
2. Skala Thurstone untuk mengetahui sikap terhadap sesuatu hal,
3. Skala perbedaan semantik baik berupa mata pelajaran maupun kegiatan
4. Skala Bogardus – sikap sosial
5. Skala Chapin – keterlibatan siswa dalam organisasi

Kompetensi dasar : pernyataan minimal/memadai tentang pengetahuan ,ketrampilan, sikap dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak setelah siswa menyelesaikan suatu aspek/sub aspek mata pelajaran.
Kestabilan/keajekan skor :
• Internal – homogen butir soal, indeks dapat di ukur ( Chronbach, KR 20/21)
• Eksternal – Skor dengan kelompok lain relatif sama hasilnya, tes berulang-ulang ( indeks korelasi = ajek )

Preparing a test in classroom
1. Writing the question
2. Preparing items
3. Preparing a marking guide
4. Proof reading & review
5. Administering the test
6. Marking the test
7. Doing decission

Validitas dan Reliabilitas :
• Validitas – Mengukur apa yang sebanarnya di ukur ( validitas isi, validitas konstruk, validitas empirik ( internal dan eksternal )
• Reliabilitas – hasil pengukuran dapat dipercaya (konsisten )
a. Test – Retest
b. Alternative forms
c. Alternative forms (no time interval)
d. Split halves
e. KR 20/21
f. Score reliability

Ketika mengkonstruksi/menyeleksi penilaian, terdapat 2 hal penting dalam validitas ;
1. Sejauhmana kita dapat menafsirkan skor yang tepat, berarti, bermanfaat dalam menerapkan hasilnya ?
2. Apa konsekwensi penggunaan dan penafsiran yang dibuat hasil tersebut ?

Fungsi penilaian kelas : penilaian kelas yang di susun secara terencana dan sistematis oleh guru memiliki ;
• fungsi motivasi
• Fungsi belajar tuntas
• Fungsi sebagai indikator efektifitas pengajaran
• Fungsi umpan balik

Prinsif pengolahan penilaian kelas ;
• Mengacu kemampuan ( competency referenced )
• Berkelanjutan ( Continues )
• Didaktis
• Menggali informasi
• Melihat yang benar dan yang salah

Penilaian otentik ( Authentic Assessment )
• Matriks kompetensi belajar ( learning competency matrix ) atau pengalaman belajar
• Penilaian otektik berkelanjutan ( continues authentic assessment) atau penguasaan kompetensi

Karakteristik penilaian kelas ;
• Learned center  berpusat pada guru dan siswa
• Arahan guru  Wise & efektif dalam profesionalisme ( informasi penilaian)
• Menguntungkan siswa  partisipasi siswa ( skill )
• Formatif  perbaikan kualitas belajar
• Spesifik konteks  kebutuhan & karakteristik guru dan siswa
• On going  process ( feed back loop )
• Reated in good teaching practice  arah pembelajaran yang ideal

Untuk peningkatan Output/Outcome  ditekankan kepada pengembangan sistem penilaian / evaluasi, serta perlu dikembangkan instrumen penilaian.

Penentuan kriteria assessment : – domain , kompetensi dan skill ( angka yg di inginkan )
Norma penilaian ; idealnya digunakan kriteria, yg digunakan populasi

Kesalahan pen skoran penilaian ketrampilan ;
1. Masalah instrumen : – pedoman penskoran, sukar diamati (unobservable)
2. Masalah prosedural : – komponen terlalu banyak, pembandingan skor
3. Masalah penskor(rater) : – personal bias, cenderung nilai tinggi (generosity error),cenderung nilai rendah(severity error), Simpati pada peserta (halo effect/kurang objektif)

Prosedur tes praktik ;
1. Persiapan : alat/bahan, prosedur kerja, alat dan teknik menilai (pedoman)
2. Pelaksanaan : konstruksi alat/bahan, pelaksanaan kerja, perbaikan hasil
3. Hasil : laporan hasil, penafsiran hasil, penilaian hasil, ujian.

Reliabilitas :
1. Ketepatan suatu tes dalam pengukuran
2. Kestabilan skor yang diperoleh orang yang sama ketika di uji ulang dengan tes yang sama pada situasi yang berbeda
Cara menguji Reliabilitas ;
1. Metoda bentuk pararel ( Equivalent )
2. Tes ulang ( Test – Retest )
3. Metode belah dua

Tugas Kuliah :

Penilaian portofolio - dokumen folder berisi :
1. Ringkasan folder ( fortofolio ) 30
2. Daftar Isi 5
3. Langkah/jadwal kegiatan 5
4. Kumpulan informasi/data/artikel,
bacaan, foto/grafik, hasil wawancara
(diskusi, dll ) 20
5.Ringkasan masing-masing informasi data 20
6.Refensi 5
7.Presentasi 10
8.Pertunjukan 5

Prinsip penilaian berbasis kelas ;
1. Valid – mengukur apa yang seharusnya di ukur dengan menggunakan alat yang dapat dipercaya, tepat atau sahih.
2. Mendidik – memotivasi siswa untuk berhasil
3. Berorientasi pada kompetensi – pencapaian kompetensi sesuai kurikulum
4. Adil dan objektif – mempunyai kriteria yang jelas daam membuat keputusan dalam menerapkan angka dan nilai
5. Terbuka – kriteria penilaian difahami oleh berbagai kalangan
6. Berkesinambungan – dilakukan secara berencana, bertahap, teratur, terus menerus untuk memperoleh gambaran tentang perkembangan kemajuan belajar siswa.
7. Menyeluruh = mencangkup aspek kognitif, psikomotorik dan afektif serta berdasarkan pada berbagai teknik dan prosedur penilaian.
8. Bermakna – mudah difahami dan bisa ditindak lanjuti oleh fihak-fihak yang berkepentingan.

Catatan : harus memungkinkan adanya kesempatan yang terbaik bagi siswa untuk menunjukan apa yang mereka ketahui dan fahami, serta mendemontrasikan kemampuannya.

Hal terpenting dalam melakukan validitas ;
1. Ketepatan dalam menafsirkan hasil
2. Tingkat validitas
3. Selalu khusus dalam penggunaan atau penafsiran
4. “Unitary Concept” ( standart for educational & psychological testing)
5. Melibatkan “ Overall evaluative judgement”

Arti reliabilitas dalam penerapan testing dan assessment ;
1. Reliabilitas berhubungan penilaian instrumen berdasarkan hasil yang diperoleh
2. Estimasi reliabilitas selalu berhubungan dengan konsistensis
3. Realibilitas adalah perlu tetapi tidak cukup tanpa validitas
4. Reliabilitas didasarkan pada statistik

Kriteria Penilaian ketrampilan ( Assessment of practical skills );
1. Generalibility – tugas cukup memadai
2. Authenticity – tugas yang dihadapi sesuai dengan kehidupan sehari-hari
3. Multiplefacy – tugas mengukur lebih dari satu kemampuan
4. Teachability – tugas siswa relevan yang di ajarkan guru
5. Feasibility – tugas relevan untuk dilaksanakan
6. Scorability – tugas dapat di skor dengan akurat dan reliable

Langkah-langkah penulisan skor ketrampilan ;
1. Rumuskan soal dengan kalimat yang baik, tegas dan dengan batasan materi (ruang lingkup) yang jelas
2. Rumuskan soal yang mengacu pada indikator di kisi-kisi
3. Rumuskan soal dengan kalimat perintah, seperti ; Lakukan pemasangan….,bawakan pidato dengan thema……., peragakan puisi….., ceritakan kembali…………., operasikan kembali……….mainkan suling……)
4. Periksa kembali keterbacaan soal, apakah sudah jelas redaksinya dan tidak menimbulkan makna yang berbeda pada pembaca yang berbeda.

Pengembangan Instrumen ;
1. Tujuan test
2. Analisis kurikulum
3. Kisi-kisi tes
4. Spesifikasi soal
5. Penulisan soal
6. Revisi/telaah
7. Perakitan soal
8. Reproduksi test
9. Uji coba soal
10. Analisis soal
11. Seleksi dan perbaikan soal
12. Perakitan soal

Jenis sikap yang dinilai guru di kelas ;
1. Sikap terhadap mata pelajaran
2. Sikap positif terhadap kegiatan belajar
3. Sikap positif terhadap diri sendiri
4. Sikap rasa percaya
5. Sikap terhadap orang yang berbeda dengan kita

Langkah & Kriteria penyusunan skala sikap ;
1. Tentukan sikap yang di ukur
2. Rumuskan pernyataan lebih dan kurangnya
3. Tanggapan dari beberapa orang
4. Tentukan jumlah dan rumusan pilihan jawabannya
5. Tentukan cara penskoran

Penilaian sikap, menurut ;
1. Anastasi ( 1982 ), sikap sebagai kecendrungan untuk bertindak secara suka/tidak suka terhadap objek
2. Birrent (1981), sikap sebagai kumpulan evaluasi seseorang terhadap objek, orang, atau masalah tertentu, bagaimana kepribadian di ekspresikan
3. Chaiken & Stanger (1987), sikap adalah perpaduan antara afektif, kognitif dan psikomotorik
4. Fraenkel (1980), nilai dapat didefenisikan sebagai standar dari perbuatan, keindahan, atau harga yang di akui oleh seseorang
5. Coleman (1987), nilai adalah pertimbangan internal dan eksternal tentang sesuatu
6. Suprha (1987), nilai adalah kriteria untuk menentukan tingkat kebaikan, harga dan keindahan

Pengukuran sikap ;
1. Observasi prilaku
2. Pertanyaan langsung
3. Laporan pribadi
4. Penggunaan skala sikap

Pembentukan sikap ;
1. Mengamati dan meniru
2. Menerima penguatan
3. Menerima informasi verbal

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 27, 2014 in Materi Kuliah S2 MPEP

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: